BI: Inflasi Rupiah Bulan Februari Menurun Sebesar 0,26%

mata uang rupiahInflasi bulan Februari 2014 tercatat sebesar 0,26 % atau 7,75 % secara year on year. Angka tersebut cenderung menurun dibandingkan inflasi bulan Januari 2014 sebesar 1,07 %.

“Bank Indonesia (BI) akan terus mencermati risiko yang dapat mengganggu pencapaian target inflasi, yakni 4,5 plus minus 1 % pada 2014 dan 4,0 plus minus 1 % pada 2015,” kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Tirta Segara dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin (3/3/2014).

BI menyebutkan perkembangan inflasi dipengaruhi berbagai kebijakan pemerintah pusat dan daerah dalam meminimalkan dampak lanjutan bencana alam. Sehingga inflasi volatile food bulan Februari 2014 tercatat cukup rendah yakni 0,32 %  month to month atau. Pada bulan sebelumnya tercatat sebesar 2,89 %.

“Inflasi yang menurun juga dipengaruhi terkendalinya nilai tukar rupiah sehingga dapat meminimalkan dampak kenaikan harga komoditas global terhadap inflasi inti yang pada Februari 2014 tercatat 0,37 % month to month atau 4,57 % year on year, menurun dibandingkan dengan inflasi inti pada Januari 2014,” ujar Tirta.

Selain itu, inflasi kelompok administered prices juga rendah yakni 0,01 % month to month atau 17,37 % secara tahunan. Hal ini terutama dipengaruhi koreksi harga elpiji 12 kg, yang baru tercatat pada bulan Februari 2014.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


Gambar CAPTCHA

*