Dolar AS Menguat Terhadap Beberapa Mata Uang Asia

dolar asMata uang dolar Amerika menguat terhadap mata uang negara-negara Asia pada perdagangan hari ini, Rabu (29/1/2014). Hal ini terjadi karena investor sedang berjaga-jaga untuk hasil pertemuan The Fed mengenai kelanjutan pemangkasan stimulus perekonomian AS.

Pada perdagangan sesi siang di Tokyo, dollar AS menguat hingga mencapai 103,25 yen, naik dari 102,97 yen pada perdagangan kemarin. Selain itu, mata uang euro juga menguat menjadi 140,98 yen dari sehari sebelumnya 140,73 yen.

Pengurangan stimulus oleh Federal Reserve membuat dollar AS menguat, sekaligus memunculkan kekhawatiran terhadap kaburnya dollar AS dari pasar negara berkembang. Hal ini karena para manajer investasi mencari tempat yang lebih aman untuk menempatkan dananya.

Hingga saat ini, bursa saham global dan pasar valas masih terguncang lantaran pada akhir pekan lalu mata uang peso Argentina merosot tajam, dan menimbulkan kekhawatiran terhadap perekonomian negara-negara berkembang.

Namun, guncangan di pasar finansial global sempat mereda setelah bank sentral Turki menaikkan suku bunga acuannya. Hal yang sama juga ditempuh bank sentral India.

Sebelumnya pada akhir bulan lalu, The Fed menyatakan akan mengurangi stimulus berupa pembelian obligasi pemerintah AS menjadi 75 miliar dollar AS.

Di Indonesia, nilai tukar rupiah pada siang hari ini berada di level 12.154 per dollar AS.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


Gambar CAPTCHA

*