FinQ: Pemahaman Orang Indonesia Mengenai Keuangan Meningkat

Skor Financial Quotient (FinQ) atau pengetahuan keuangan Indonesia 2013 meningkat 3 poin menjadi 60,7 poin dibandingkan tahun 2012 (57,7 poin). Data ini diperoleh dari hasil survei Citi FinQ terbaru yang dirilis Citi Indonesia.

Survei tahunan ini dilakukan terhadap masyarakat Indonesia dengan gender, umur, domisili dan tingkat pendapatan yang berbeda. Beberapa kategori yang termasuk dalam penghitungan FinQ mencakup penganggaran, program tabungan, perencanaan pensiun, investasi, dan kepemilikan rumah.

investasi rumah“Financial quotient atau FinQ adalah istilah yang digunakan Citigroup untuk menunjukkan kemampuan seseorang dalam memahami pentingnya perencanaan keuangan dan mengimplementasikan tata kelola keuangan dengan baik,” kata Retail Bank Segment Marketing Head, Citibank N.A Indonesia Ivan Jaya dalam keterangan resmi, Rabu (26/2/2014).

Meski skor Indonesia di atas Filipina, namun data tersebut juga menunjukkan hanya 36 % responden di Indonesia yang mengaku mematuhi anggaran bulanan yang dibuatnya, lebih rendah dari 39 % yang dihasilkan oleh responden di Filipina.

Survei itu juga menunjukkan pergerakan tren pengelolaan kekayaan (wealth management) masyarakat di Indonesia, termasuk investasi. Pada tahun 2011, dana tunai (termasuk tabungan dan deposito) merupakan pilihan investasi paling populer di Indonesia.

Sementara itu, properti menjadi instrumen investasi terpopuler di Indonesia, diikuti dana tunai dan asuransi.  Menurut analisis Boston Consulting Group pertengahan tahun lalu, setiap tahun akan ada sekitar 8 hingga 9 juta orang Indonesia yang memasuki kelas menengah (emerging affluent) dan kelas atas (affluent), seiring pesatnya pertumbuhan ekonomi negara. (sumber)

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


Gambar CAPTCHA

*