Harga Emas Dan Perak Dunia Naik Seiring “Shut Down” Pemerintahan AS

shut down asKarena penutupan sebagian kegiatan instansi-instansi atau shutdown pemerintah AS berdentang pada Senin tengah malam, modal mulai mengalir ke aset-aset safe haven. Akibatnya, dollar AS melemah terhadap mata uang utama lainnya. Hal ini menjadi bensin untuk mendongkrak harga emas.

Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir naik pada Rabu (2/10/2913) waktu setempat, (Kamis pagi WIB), didorong kurs dollar AS yang lebih lemah.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Desember naik 34,6 dollar AS, atau 2,69 %, menjadi menetap di 1.320,7 dollar AS per ounce.

Emas juga mendapat dukungan dari data ekonomi mengecewakan. Automatic Data Processing Inc. (ADP) pada Rabu melaporkan bahwa pekerjaan sektor swasta meningkat 166.000 pada September, lebih rendah dari ekspektasi pasar.

ADP juga merevisi turun kenaikan lapangan pekerjaan pada Agustus menjadi 159. 000, membuat para investor meragukan jika penarikan kembali pembelian obligasi Federal Reserve bisa terjadi tahun ini.

Tetapi meskipun terjadi kenaikan harga tajam untuk emas pada Rabu, analis pasar berpendapat bahwa kenaikan itu hanya reaksi teknis dan akan berumur pendek. Mereka tidak berpikir “shutdown” pemerintah akan berlangsung lama.

Sementara perak untuk pengiriman Desember naik 72,2 sen, atau 3,41 %, menjadi ditutup pada 21,897 dlolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari bertambah 8,1 dollar AS, atau 0,58 %, menjadi ditutup pada 1.393,4 dollar AS per ounce.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


Gambar CAPTCHA

*