Kenaikan Saham Asia Terhenti – Rupiah Naik

rupiahSaham Asia menghentikan kenaikannya, bersama dengan  indeks regional yang sedang menuju kenaikan  mingguan keempat, saat  risiko obligasi turun ke level terendah dalam 11 minggu sebelum keluarnya laporan  pekerjaan AS hari ini. Rupiah Indonesia melonjak dan nikel menuju kenaikan  beruntun terpanjang sejak 2010.

Indeks MSCI Asia Pacific naik 0,3 % pada pukul  01:07 di Tokyo, dan ini memperpanjang reli global yang mencapai  $ 523 miliar untuk ekuitas di minggu ini. Indeks Topix Jepang naik 0,2 % dan saham Hong Kong berfluktuasi. Standard & Poor 500 (SPX) berjangka naik 0,1 % dan imbal hasil obligasi Australia naik ke titik  tertinggi dalam dua minggu. Rupiah menguat ke level tertinggi sejak 7 November. Nikel meningkat hari ketujuh.

Saham global yang diperdagangkan berada pada tingkat yang tertinggi ditahun ini, ekuitas MSCI global  naik 0,7 %   dan ini adalah kenaikan mingguan kelima , karena kekhawatiran bahwa serangan Rusia ke Ukraina akan memicu konflik yang lebih luas. Para ekonom memperkirakan  Data payrolls yang akan di rilis nanti akan  menunjukkan akan berada di bawah level rata-rata tahun lalu karena cuaca dingin. Pasar obligasi onshore China mungkin menghadapi default  pertama hari ini saat  anggota parlemen negara mengadakan pertemuan pengaturan kebijakan tahunan mereka di Beijing.

“Kami mendapatkan kemudahan yang sifatnya sementara,  karena situasi di Ukraina sepertinya sedikit menurunkan tensi  premi risiko,” kata Wee-Khoon Chong, kepala strategi tingkat Asia ex-Jepang di Nomura Holdings Inc, broker terbesar di Jepang . “Di AS, sebagian besar data yang buruk tampaknya berkaitan dengan cuaca buruk, tapi masih memperilhatkan kalau  prospek masih relatif baik.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


Gambar CAPTCHA

*