Mata Uang Rupiah Masih Tertekan Dolar AS

berita dolar asMata uang Rupiah melemah untuk hari ke tujuh pada transaksi hari ini (6/11). Mengutip data Bloomberg, pada pukul 09.41 wib, rupiah melemah 0,6% dari posisi 4 November menjadi 11.420 per dollar AS. Pada transaksi sebelumnya, mata uang Garuda ini sempat menyentuh level 11.430 per dollar yang merupakan level terlemah sejak 11 Oktober lalu.

Sementara itu, nilai kontrak rupiah di pasar non deliverable forwards untuk pengantaran satu bulan ke depan melemah 0,8% menjadi 11.360 per dollar AS.

Pelemahan rupiah terjadi seiring kecemasan mengenai rencana pemangkasan nilai stimulus AS setelah data industri jasa Negeri Paman Sam itu menunjukkan pertumbuhan yang lebih baik ketimbang prediksi.

Selain itu, tingkat Produk Domestik Bruto Indonesia pada kuartal III diprediksi tumbuh 5,6% dibanding tahun sebelumnya. Sebagai perbandingan, pada kuartal II lalu, PDB Indonesia tumbuh 5,8%.

“Pergerakan rupiah lebih dipengaruhi oleh kecemasan mengenai rencana tapering the Fed. Ditambah lagi neraca perdagangan Indonesia belum stabil. Ada juga risiko lain bagi rupiah jika data PDB menunjukkan penurunan,” jelas Saktiandi Supaat, head of foreign exchange research Malayan Banking Bhd di Singapura. (sumber)

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


Gambar CAPTCHA

*