Saham Asia Berayun Diantara Naik Dan Turun Akibat Pelemahan Yen Dan Perekonomian Cina

asian stokBenchmark  saham Asia dalam keadaan berayun antara peningkatan  dan penurunan, hal ini terjadi  karena meningkatnya prospek pendapatan bagi eksportir Jepang yang di dukung  oleh melemahnya yen terhadap dolar, sementara pemasok bahan baku menurun karena efek buruk  tentang krisis uang tunai di Cina.

Toyota Motor Corp, produsen mobil terbesar dunia, naik 1 % di Tokyo. BHP Billiton Ltd, perusahaan pertambangan No 1, turun 2,4 %, indeks Australia S & P / ASX 200 terseret posisi yang lebih rendah. AMP Ltd anjlok 8,4 % setelah perusahaan asuransi jiwa terbesar di Australia dan manajer pensiun mengatakan mereka merperkirakan keuntungan akan menurun  sebanyak 16 %.

Indeks MSCI Asia Pacific turun 0,1 persen menjadi 127,60 pada pukul 09:41 di Tokyo, sebelum pasar di Hong Kong dan Cina daratan terbuka. Sekitar tiga saham naik untuk setiap dua yang menurun. Saham Asia terlihat  turun 2,3 % pekan lalu di tengah kekhawatiran bahwa stimulus AS akan segera berakhir dan memburuknya pinjaman antar bank di Cina

Indeks Topix Jepang naik 1,1 % karena yen melemah 0,4 % menjadi 98,28 per dolar. Indeks  Australia S & P / ASX 200 turun 0,9 % dan indeks Kospi Korea Selatan turun 0,6 %. Indeks NZX 50 Selandia Baru naik 0,3 %.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


Gambar CAPTCHA

*