Saham Asia Dan Mata Uang Negara Berkembang Naik

saham asia 45Mata uang Negara berkembang  naik, dan yang mendapatkan  lompatan terbesar adalah lira, dan saham Asia memantul naik  setelah Turki menaikan suku bunganya dua kali lipat untuk membendung arus modal. Treasuries mundur sebelum Federal Reserve diperkirakan akan memangkas pembelian obligasi bulanan.

Lira naik 3,6 % menjadi 2,1734 per dolar pada pukul 11:33 di Tokyo. Won Korea Selatan naik ke titik tertinggi  dalam empat bulan,  sedangkan yen melemah terhadap 16 mata uang utama. Indeks MSCI Asia Pacific naik 1,2 % dan indeks Standard & Poor 500 naik 0,5 %. Treasury-10 tahun  dan emas turun untuk hari ketiga, sementara minyak turun dari  dari posisi tertingginya dalam  empat minggu menyusul kenaikan stok AS.

Keputusan Turki diumumkan pada tengah malam waktu setempat dan diikuti kenaikan suku bunga India secara tak terduga kemarin. BlackRock Inc (BLK) mengatakan langkah ini akan membantu memulihkan kepercayaan investor setelah turunnya nilai tukar  mata uang berkembang  dan aksi jual saham global sebesar 1.87 triliun dalam seminggu tanggal 27 Januari. Dari pertemuan terakhir yang sedang dilakukan  Bernanke, para  ekonom memperkirakan bahwa akan ada pemotongan stimulus kedua sebesar $10 miliar  untuk pembelian obligasi bulanan.

Apa yang terjadi di Turki “adalah langkah yang sangat agresif dan bagi negara-negara pasar berkembang lainnya mungkin akan terdorong untuk menaikkan suku juga,” Nader Naeimi,  kepala alokasi aset dinamis di AMP Capital Investors yang berbasis di Sydney, mengatakan melalui telepon. “

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


Gambar CAPTCHA

*