Saham Asia Jatuh, Won dan Beberapa Mata Uang Asia Turun

saham asia 2Saham Asia jatuh, dan membuat  indeks benchmark  regional berada dalam posisi yang  lebih rendah untuk hari kedua, dan mata uang emerging market melemah karena para investor mempertimbangkan  data ekonomi AS untuk memprediksi  nasib stimulus dari  Federal Reserve. Minyak turun untuk hari kedua ketika  logam turun.

Indeks MSCI Asia Pacific dari 1.003 turun 0,6 % pada pukul  10:08 di Tokyo, dan ini memperpanjang penurunan dari posisi tertinggi yang sudah di capai hampir dua bulan. Won Korea Selatan, ringgit Malaysia dan baht Thailand melemah sekitar  0,3 %, sementara dolar Selandia Baru menguat. Kontrak pada indeks Standard & Poor 500 turun 0,1 %  setelah benchmarknya  melemah 0,4 % di New York. Tembaga turun 0,2 %, sedangkan nikel turun dan juga terjadi pada  bensin lalu  minyak mentah ke tingkat lebih rendah . Obligasi Asia juga menurun.

menurut survei Bloomberg terhadap para ekonom Jumlah orang di AS yang terus mengklaim tunjangan pengangguran turun 89.000 dalam seminggu hingga 13 Juli. Laporan itu muncul setelah angka kemarin menunjukkan bahwa penjualan rumah baru naik melebihi  dari ekspetasi  pada bulan Juni ke level tertinggi dalam  lima tahun, dan benchmark  manufaktur naik. Ketua Fed Ben S. Bernanke mengatakan pembelian aset yang telah memicu obligasi dan keuntungan ekuitas dapat dipangkas tahun ini  ketika risiko lumpuhnya  ekonomi mereda.

Semua orang terfokus pada data laporan amerika  sejak Bernanke mengatakan ekonomi akan menentukan waktu untuk  setiap perubahan kebijakan, “kata Koji Iwata, wakil presiden perdagangan valuta asing di Mizuho Corporate Bank Ltd di New York. “Dari perspektif kebijakan, Fed adalah yang paling dekat dengan kebijakan bank sentral. Dengan melihat jangka panjang , dolar akan  naik.”

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


Gambar CAPTCHA

*