Saham Asia Naik Kembali – Pasar Menunggu Yellen Memberikan Testimoni Laporan Moneter

saham asia 51Saham Asia menguat, dan  indeks regional berada di kenaikan  harian terpanjang sejak Desember. Gandum anjlok  dan mata uang Negara berkembang di Asia naik.

Indeks MSCI Asia Pacific naik 0,4 %, naik untuk hari keempat, pada pukul 12:10 di Tokyo. Indeks Topix Jepang naik 0,7 %, sementara Standard & Poor 500 (SPX) sedikit berubah setelah Indeks AS rally 1,3 % pada tanggal 7 Februari. Indeks Bloomberg JPMorgan Asia Dollar -(ADXY) meneruskan  kenaikan  mingguan terbesar dalam dua bulan, dipimpin oleh kenaikan  won Korea Selatan sebesar 0.3% . Gandum merosot 0,8 % di Chicago dan karet melonjak 2 % di Tokyo. Minyak sedikit berubah setelah menyentuh level tertinggi tahun ini di New York.

Hari ini Jepang melaporkan terjadi  defisit pada  transaksi berjalan sejak Desember. Pada tanggal 8 Februari Bank sentral China mengatakan investor bisa mentolerir volatilitas lebih lanjut untuk  suku bunga pasar uang  yang menahan  pertumbuhan kredit. Ketua Federal Reserve Janet Yellen akan hadir  di Capitol Hill besok, dan memberikan  memberikan testimoni moneter semi-tahunan pertamanya saat  pasar mempertimbangkan  apakah  laporan ekonomi pekan lalu akan mempengaruhi rencana bank sentral dapat  mengurangi stimulus atau tidak.

“ekuitas asia terlihat bangkit, tetapi tidak ada banyak momentum yang dapat dimanfaatkan saat ini,” Matthew Sherwood, kepala penelitian investasi pasar di Perpetual Ltd  yang berbasis di Sydney, mengatakan melalui telepon. “Yellen mungkin akan menunda  pemotongan stimulus kembali  dalam beberapa pertemuan berikutnya karena  laporan pasar tenaga kerja yang buruk pada bulan januari. Masih banyak tanda tanya terhadap perekonomian Jepang. Pertumbuhan ekonomi China akan menurun pada saat pemerintah mencoba untuk memperketat likuiditas. “

Sekitar dua saham naik untuk setiap satu yang turun  pada Indeks MSCI  Asia-Pasifik, yang pekan lalu ditutup dengan status penurunan mingguan ke enam, dan itu adalah penurunan beruntun  terpanjang sejak Juni 2011. Indeks Australia S & P / ASX 200 naik 0,6 %, sementara Indeks NZX 50 Selandia Baru turun 0,3 % dan indeks Kospi Korea Selatan berfluktuasi.

Indeks Hang Seng Hong Kong mengalami peningkatan  0,2 % dan penurunan  0,4 %, sedangkan Indeks  CSI 300 saham Cina daratan melonjak 2,1 %.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


Gambar CAPTCHA

*