Saham Asia Turun – Nilai Mata Uang Negara Berkembang Turun,

PBOCSaham Asia jatuh, dan yang mengalami penurunan terbesar adalah hongkong dan Shanghai, tembaga mengalami penurunan  terbesar sejak bulan Mei dan mata uang Negara berkembang  turun saat keluarnya  data perdagangan dan inflasi China yang lebih rendah  dari perkiraan dan ini memicu kekhawatiran tentang pertumbuhan perekonomian di Cina.

MSCI Asia Pacific turun 1 % pada pukul  01:16 di Tokyo, dan  Indeks Hang Seng turun 1,6 %. Tembaga turun 1 %, menuju harga penutupan terendah sejak Juni. Standard & Poor 500 turun 0,3 %. Yuan China melemah karena bank sentral menurunkan penetapan harga  terhadap dolar AS. Ringgit Malaysia menghentikan kenaikannya setelah melonjak selama  empat hari dan mata uang Australia menurun. Emas turun 0,5 %.

Logam industri turun  sebagai saat stok di Cina menumpuk. Anggota parlemen negara akan bertemu untuk menetapkan kebijakan ekonomi karena risiko kredit yang makin naik .hasil laporan NFP yang di keluarkan tangal 7 Maret kemarin, mengindikasikan kalau Federal Reserve Mungkin saja akan meneruskan pemotongan Stimulus seperti yang sudah di rencanankan. Di Krimea, pasukan Rusia ditahan penjaga perbatasan Ukraina.

“China saat ini sedang dalam kondisi  moderat tapi tidak terlalu besar,” kata Donna Kwok, ekonom senior di UBS AG yang berbasis di Hongkong”Pada akhirnya Anda harus menunggu untuk data bulan Maret untuk benar-benar mendapatkan arti sebenarnya dari prospek yang mendasarinya. The PBOC sangat sadar menyebabkan terjadinya  volatilitas baru-baru ini. “

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


Gambar CAPTCHA

*