Tahun 2014, Anggaran Belanja Jepang Naik, Mayoritas Untuk Belanja Pertahanan

tentara militer jepangPemerintah Jepang telah menyetujui anggaran belanja pada tahun 2014 mendatang sebesar ¥ 95,88 triliun atau $ 922 miliar (sekitar Rp 11.000 triliun). Nilai anggaran belanja ini merupakan yang terbesar dalam sejarah.

Dibandingkan dengan Indonesia dengan nilai anggaran belanjanya pada tahun 2014 sebesar Rp 1.842,5 triliun, anggaran belanja negara Jepang ini besarnya 6 kali lipat lebih besar.

Anggaran Jepang tersebut mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan tahun ini yang mencapai ¥ 92,61 triliun. Melejitnya jumlah anggaran belanja itu tersebut salah satunya didorong oleh naiknya belanja pertahanan.

Keberanian Jepang dalam menaikkan belanja sebesar itu diambil, karena sebelumnya mereka telah menaikkan pajak penjualan menjadi 8%, dari 5%.  Meski anggaran pertahanan melonjak, namun sebagian besar belanja pemerintah negara tersebut dialokasikan untuk biaya medis dan jaminan sosial. Walau anggaran belanja yang besar tersebut, pemerintah memproyeksikan defisit negara akan semakin kecil, yaitu sebesar 5,2 triliun yen menjadi 18 triliun. Mereka juga berambisi anggaran pendapatan dan belanja negara akan mengalami surplus pada 2020, walaupun sebagain besar analis memperkirakan itu tidak akan tercapai.

Sejalan dengan kebijakan pertahanan yang diumumkan pekan lalu, besarnya anggaran ke sektor tersebut juga berkaitan dengan upaya Jepang melindungi wilayah-wilayah yang terpencil seiring dengan naiknya ketegangan dengan China.

Hingga tahun ini, anggaran pertahanan Jepang mengecil. Hal ini berkebalikan dengan anggaran militer China yang makin membesar dari tahun ke tahun.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


Gambar CAPTCHA

*