Tren Pertumbuhan Utang Luar Negeri Indonesia Melambat

demo tolak utangBank Indonesia (BI) mencatat tren perlambatan pertumbuhan utang luar negeri (ULN) Indonesia masih berlanjut pada November 2013. Posisi ULN Indonesia pada November 2013 tercatat sebesar 260,3 miliar dollar AS atau 29,2 % dari PDB.

“ULN tumbuh sebesar 3,7 % (yoy), melambat dibandingkan dengan pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 5,9 % (yoy). Pertumbuhan ULN yang melambat terutama dipengaruhi oleh turunnya posisi ULN sektor publik (pemerintah) yang pada November 2013 tercatat turun menjadi 123,3 miliar dollar AS atau tumbuh negatif sebesar 2,7 % (yoy),” tulis BI dalam keterangan resmi, Senin (20/1/2014).

Sementara itu, posisi ULN sektor swasta mencapai 137,1 miliar dollar AS, tumbuh melambat 10,2 % (yoy) dibanding bulan sebelumnya sebesar 11,5 % yoy.

Berdasarkan jangka waktu, perlambatan pertumbuhan ULN terjadi baik pada ULN jangka panjang maupun pendek. ULN jangka panjang sektor publik mencapai 116,6 miliar dollar AS  atau 94,6 % dari total ULN sektor publik, sementara ULN berjangka panjang sektor swasta sebesar 97,8 miliar dollar AS atau sebesar 71,4 % dari total ULN swasta.

ULN Indonesia terarah pada tiga sektor utama, yaitu keuangan, persewaan, dan jasa perusahaan, sektor industri pengolahan, serta sektor pertambangan dan penggalian masing-masing sebesar  26,1 %,  20,5 %, dan  18,2 % dari total ULN swasta. ULN sektor keuangan dan sektor industri pengolahan tumbuh sebesar 9,4 % (yoy) dan 9,1 % (yoy). (sumber)

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


Gambar CAPTCHA

*