Yen Diperdagangkan 0,3 % Dari Level Terendah Lima Tahun Terhadap Dolar AS

dolar asYen diperdagangkan 0,3 % dari level terendah lima tahun terhadap dolar AS karena Bank of Japan melanjutkan pelonggaran yang belum pernah terjadi sebelumnya sementara Federal Reserve AS mulai mengurangi stimulus moneternya.

Yen melemah untuk hari ketiga sebelum Gubernur BOJ Haruhiko Kuroda berbicara pada kelompok lobi bisnis Keidanren hari ini. Keuntungan dolar bertahan dari kemarin terhadap sebagian besar mata uang utama setelah laporan AS menunjukkan pesanan barang tahan lama dan penjualan rumah baru naik lebih dari perkiraan pada bulan November. Sebuah laporan Departemen Tenaga Kerja besok mungkin akan menunjukkan klaim pengangguran awal jatuh ke level terendah bulan ini.

“Jika kita terus memiliki angka ekonomi yang lebih kuat dari AS, ada kemungkinan tinggi yen bisa melemah ke 105 per dolar,” kata Yasuhiro Kaizaki, wakil presiden pasar global di New York pada Sumitomo Mitsui Trust Bank Ltd. “Perbedaan dalam kebijakan moneter antara AS dan Jepang adalah pendorong utama dari pasangan mata uang dollar – yen dan Saya tidak melihat perubahan itu”, tambahnya.

Yen turun 0,1 % menjadi 104,33 per dolar pada 10:14 waktu Tokyo kemarin. Pada tanggal 20 Desember, mata uang Yen melemah sempat mencapai 104,64 per dolar AS, terlemah sejak Oktober 2008. Sedangkan, mata uang Yen Jepang tidak berubah di 142,62 per euro, dekat terendah dalam lima tahun saat menyentuh harga 142,90pekan lalu. Mata uang bersama Eropa sedikit berubah pada $ 1,3676 per dolar AS.

Dolar Australia diperdagangkan di 89,15 sen AS dari 89,19 kemarin, turun 0,2 %.

Pasar di Jepang, daratan China, Taiwan dan Thailand terbuka hari ini, sementara yang lain di Asia dan banyak di seluruh dunia, termasuk Amerika Serikat, Jerman dan Inggris, akan ditutup Natal.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


Gambar CAPTCHA

*