Ekspor Jepang Mencapai Pelonjakan Besar-Pengiriman Besar Ke Amerika Serikat

eksporEkspor Jepang mencapai pelonjakan terbesar sejak 2010 karena nilai yen yang melemah dan pengiriman ke AS melonjak, dan ini akan makin mendukung kampanye Perdana Menteri Shinzo Abe untuk menghidupkan kembali ekonomi terbesar ketiga di dunia.

Departemen Keuangan mengatakan di Tokyo hari ini,  Ekspor naik 10,1 % pada bulan Mei dari tahun sebelumnya. Perkiraan median sebelumnya  dari 29 ekonom yang disurvei Bloomberg News adalah akan meningkaat 6,4 %  . Pengiriman ke China pulih setelah tahun lalu engalami penurunan karena  ketegangan atas sengketa yurisdiksi maritim.

Hal ini  mungkin membantu untuk mempertahankan kepercayaan dalam upaya Abe untuk melejitkan perekonomian dengan stimulus fiskal dan moneter dan  melakukan rollback peraturan yang membatasi bisnis. Volatilitas saham dan obligasi telah mengancam untuk menurunkan  sentimen ketika  Abe dan Gubernur bank sentral Haruhiko Kuroda berusaha untuk menarik bangsa keluar dari malaise deflasi 15 tahun.

Penurunan nilai  mata uang “akan terus mendorong ekspor Jepang,” kata Long Hanhua Wang seorang ekonom di Royal Bank of Scotland Group Plc di Tokyo. Pada saat yang sama, kelemahan pada ekonomi China dan Eropa mungkin membatasi keuntungan yang di dapatkan dari  perdagangan negara.

Pengiriman ke AS naik 16 %  dari tahun sebelumnya, sementara ke China naik 8,3 %  dan ekspor ke Uni Eropa turun 4,9 %

Yen turun sekitar 12 %  terhadap dolar selama enam bulan terakhir, dan hal ini  membantu eksportir termasuk Nintendo Co (7974) dan Mazda Motor Corp (7261) untuk mengekspor barang-barangnya. Mata uang Jepang diperdagangkan pada 95,41 per dolar pada pukul 09:33 di Tokyo.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


Gambar CAPTCHA

*