IHSG Diprediksi Bergerak di Kisaran 4.484-4.762

dyandra melantai di bursa sahamBursa Saham AS ditutup menguat pada perdagangan Rabu (3/7/2013). Penguatan ini disebabkan oleh data tenaga kerja yang positif  ditengah kekhawatiran international akan unjuk rasa yang terjadi di Portugal dan Mesir.

Tim Riset Henan Putihrai, (HP) menuturkan sektor swasta melaporkan pertumbuhan angkatan kerja baru sebesar 188.000 pada bulan Juni, lebih tinggi dari pertumbuhan angkatan kerja pada bulan Mei yang diproyeksikan sebesar 134.000.

Laporan weekly jobless claim turun 5.000 ke level 343.000, lebih rendah dari minggu lalu di level 346.000. Data ini dirilis lebih awal dari biasanya karena menjelang libur Hari Kemerdekaan AS.

Sementara itu defisit perdagangan AS melebar 12,1 persen menjadi 45 miliar dollar AS pada Mei dari  40,1 miliar dollar pada April. Impor AS pada Mei naik 1,9 persen menjadi USD 232.1 miliar yang merupakan level tertinggi sejak Maret 2012, sedangkan ekspor turun 0,3 persen menjadi 187,1 miliar dollar pada Mei.

Setelah penguatan bursa AS, sentimen datang melalui Bursa Eropa yang di tutup melemah menjelang pertemuan Bank Sentral Eropa pada hari Kamis, (4/7/2013) disebabkan oleh kekhawatiran investor akan sovereign debt crisis yang berpotensi terjadi kembali di Portugal.

Tim Riset HP menilai kekacauan politik terjadi di Portugal setelah pengunduran diri dua menteri. Portugal akan mengalami pemerintahan baru, investor khawatir keadaan saat ini akan menurunkan kredibilitas keuangan negara. “Selain krisis di Portugal, S&P juga menurunkan peringkat rating dari 3 bank besar di Eropa yaitu Barclays, Credit Suisse and Deutsche Bank,” katanya.

Bursa Asia juga ikut melemah pada perdagangan Rabu (3/7/2013). Pelemahan ini disebabkan oleh kekhawatiran akan perlambatan pertumbuhan sektor jasa di Cina. PMI sektor jasa di Cina dilaporkan turun ke level 53.9 di bulan Juni lebih rendah dari bulan Mei pada level 54.3.

“Bursa Jepang dibuka melemah pada perdagangan Kamis ini ditengah penguatan nilai tukar Yen terhadap dollar. Pada hari ini  IHSG diperkirakan bergerak pada kisaran 4.484-4.762,” kata tim Riset HP.

Purwoko Sartono, Research Analyst PT Panin Sekuritas Tbk, mengatakan pelemahan  IHSG diakibatkan oleh kekhawatiran akan merambat naiknya inflasi yang akan memicu kenaikan suku bunga BI Rate.

Seperti diketahui, beberapa hari terakhir banyak diberitakan masalah kenaikan bahan pangan. Momentum puasa, lebaran, serta tahun ajaran baru pada bulan ini juga merupakan pemicu lonjakan inflasi setiap tahun.

Kekhawatiran akan kenaikan bunga ini juga mulai tercermin pada naiknya yield SUN sebesar 5,4bp menjadi 6.498. Level ini merupakan tertinggi sejak 22 September 2011.

“Untuk hari ini kami proyeksikan IHSG akan bergerak konsolidasi dengan kecenderungan melemah. Meski demikian, kami perkirakan tekanan jual akan mulai berkurang. Kisaran support-resistance hari ini 4.510-4.630,” katanya.

sumber

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


Gambar CAPTCHA

*