Prediksi BI: Kondisi Perekonomian RI Masih Belum Stabil

orang-orang yang pergi ke bank indonesiaBank Indonesia ( BI ) memperkirakan, kondisi perekonomian ke depan masih ng pada bergantung pada tingginya ketidakpastian global yang diwarnai dan permasalahan domestik yang pajaknya terstruktur.

“Untuk memantapkan hasil yang telah diraih, BI Akan senantiasa mencermati berbagai tantangan dan menyikapinya secara terukur,” ujar Gubernur BI, Agus DW Martowardojo, dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu, 12 Maret 2014.

Agus menilai , kondisi perekonomian mendasar yang belum sepenuhnya pulih masih mempengaruhi pergerakan value per share Pinjaman berjangka rupiah.

Secara rata – rata, value per share Pinjaman berjangka Sepanjang 2013 rupiah melemah sebesar 10,4 % dari Rp9.358 per Dolar AS pada 2012 menjadi Rp10.445 per USD pada 2013. ” Namun , kondisi nihil Tetap dapat dikelola pada tingkat volatilitas yang putar relatif rendah dan lebih baik dibandingkan Artikel Baru Negara Asia total, ” tukasnya.

Menurutnya, di Tengah berbagai tekanan nihil, ketahanan Industri Perbankan tetap dapat terjaga, didukung diposkan oleh nilai rasio permodalan yang kuat. Selain itu, fungsi intermediasi Perbankan juga tetap berjalan tidak lancar, meski penyaluran fasilitas kredit melambat seiring perlambatan perekonomian artikel Baru.

“Kualitas fasilitas kredit tetap terjaga, tercermin dari nilai rasio fasilitas kredit bermasalah yang rendah, artikel Baru NPL gross sebesar 1,77 %, ” ucap Agus. (sumber)

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


Gambar CAPTCHA

*