Saham Asia Jatuh Di Bank Dunia Ketika Kiwi Jatuh Dan Yen Menguat

japanese stockEkuitas Asia melemah setelah Bank Dunia mengurangi nilai  proyeksi pertumbuhan global dan investor masih khawatir tentang prospek stimulus moneter. Yen menguat, sementara mata uang Selandia Baru turun setelah bank sentral mengatakan itu dinilai terlalu tinggi. Minyak mentah melemah setelah rally di New York.

Index MSCI Asia Pacific turun 1,2 %  pada pukul 09:52 di Tokyo, dan ini adalah peburunan  terbesar dalam enam hari, Indeks Topix Jepang turun 2,5 %. Index berjangka Standard & Poor 500 sedikit berubah setelah terjadi penurunan 3 hari  di New York. Yen menguat setidaknya 0,4 % terhadap 16 mata uang utama, mencapai level terkuat dalam dua bulan terhadap dolar AS. kiwi melemah 0,3 %  setelah Reserve Bank of New Zealand memotong suku bunga  pada rekor rendah. Minyak turun 0,3 % karena gandum dan perak kembali turun.

Bank Dunia mengatakan dalam sebuah laporan yang diumumkan di Washington kemarin “ekonomi global akan meningkat  2,2 % pada 2013, dan hasil ini adalah dibawah perkiraan yaitu  2,4 %  dan lebih lambat dari tahun lalu  yaitu 2,3 %”. Menurut survei Bloomberg terhadap para ekonom Data hari ini mungkin menunjukkan penjualan ritel AS naik bulan lalu, sementara klaim pengangguran tetap stabil dalam seminggu sampai 8 Juni.

Orang-orang masih mencoba untuk menerka-nerka kemungkinan, dan kapan tapering akan dilakukanoleh  Federal Reserve, “Chris Green, seorang analis di First NZ Capital Ltd, sebuah perusahaan manajemen broker dan kekayaan berbasis di Auckland, mengatakan dalam sebuah wawancara telepon. “Pasar menginginkan stabilitas dalam perekonomian tetapi mereka juga ingin stimulus yang tidak terbatas. Kedua tidak bisa terus berjalan bersama-sama.

UPDATE

nilai rata-rata Saham Nikkei turun lebih dari 5,0% , Nilai  Topix Jatuh hingga Dibawah moving average 100 hari

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


Gambar CAPTCHA

*