Nilai Tukar Yen Naik, Ketika Sahamnya Jatuh Di Amerika, Di tengah Kekhawatiran Ekonomi Cina

USDJPYYen menguat terhadap mata uang utama karena saham Asia merosot di tengah kekhawatiran tentang perlambatan pertumbuhan di negara dengan ekonomi terbesar dunia.

Dolar jatuh ke titik terendah selama satu bulan terhadap mata uang Jepang sebelum keluarnya laporan dari pihak swasta yang akan menunjukkan penjualan rumah yang sebelumnya dimiliki AS menurun  dan Federal Open Market Committee memulai pertemuan dua hari besok. Indeks Dollar dari bloomberg menyentuh level terendah dalam lima minggu karena investor menimbang apakah ekonomi cukup kuat bagi Fed untuk mengurangi stimulus. Gubernur Bank of Japan Haruhiko Kuroda mengatakan akan membutuhkan waktu lagi  untuk mencapai tujuan inflasi 2 %.

Yen sedang terkena efek dari penurunan  saham Jepang, “kata Kengo Suzuki, ahli strategi mata uang utama di Mizuho Securities Co di Tokyo, sebuah unit dari bank terbesar ketiga Jepang berdasarkan nilai pasar. “Dolar-yen telah berjuang untuk naik di atas 100,  sejak akhir Juni dan kemungkinan akan mengarah  koreksi ke bawah yang lebih jauh.

Yen menyentuh 97,64 per dolar, dan itu adalah posisi terkuat sejak 27 Juni sebelum meluncur ke market  di 97,93 pada pukul 1:23 di Tokyo, dan naik 0,3 % di atas penutupan minggu lalu. Begitu juga naik 0,3 % menjadi 130,05 per euro, setelah sebelumnya mencapai 129,77, terkuat sejak 15 Juli. Greenback berada di $ 1,3281 per euro dari $ 1,3279 pada 26 Juli, ketika jatuh ke $ 1,3297, dan itu adalah posisi terlemah sejak 20 Juni

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


Gambar CAPTCHA

*