Masa Keemasan Bank China Memudar

icbcPenilaian bank-bank China yang dekat catatan terendah karena diperburuk dengan krisis pendanaan antar bank oleh kekhawatiran para investor akan pertumbuhan laba.

Berdasarkan data yang dikumpulkan oleh Bloomberg, Industrial & Commercial Bank of China Ltd, pemberi pinjaman terbesar dunia berdasarkan nilai pasar, mengakhiri trading HongKong pada pekan lalu sebesar 5,3 kali sesuai dengan estimasi pendapatan. Bank yang berbasis di Beijing tersebut dapat melaporkan laba sebesar $ 41 miliar pada tahun 2013, menurut rata-rata estimasi 17 analis. Wells Fargo & Co (WFC), dengan perkiraan laba bersih sekitar 20 miliar dolar AS.

Kekecewaan investor dengan bank China mencerminkan kekhawatiran bahwa tindakan keras terhadap shadow banking dan langkah-langkah untuk mengarahkan kredit baru jauh dari pembayaran pinjaman lama dan upaya peningkatan produktivitas ekonomi akan melemahkan pendapatan dan memicu lonjakan kredit macet. Presiden Xi Jinping juga mengisyaratkan pekan lalu bahwa pemimpin baru China akan mentolerir pertumbuhan yang lambat.

“Era keemasan bank sudah berakhir,” kata Mike Werner, seorang analis di Sanford C. Bernstein & Co di Hong Kong yang merekomendasikan klien membeli saham ICBC dan divestasi bank-bank China menengah. “Investor harus menyadari bahwa disiplin pasar yang lebih akan dikenakan kepada bank.”

Saham ICBC dan tiga pesaing lokal terbesar – China Construction Bank (939), Agricultural Bank of China Ltd dan Bank of China Ltd – turun rata-rata 12 persen di Hong Kong bulan lalu, menghapus keuntungan tahunan dan berkinerja dengan penurunan sebesar 7.1 persen di benchmark Hang Seng Index.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


Gambar CAPTCHA

*