Rupiah Dekati Level 11.500 Per Dollar AS

rupiahPergerakan rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) masih rentan koreksi. Pasangan USD/IDR, Jumat (23/8), menguat 1,68% menjadi 11.058 dibandingkan dengan sehari sebelumnya. Dollar AS di kurs tengah Bank Indonesia (BI) juga menguat 0,49% menjadi 10.848.

David Sumual, ekonom Bank Central Asia (BCA) mengatakan, potensi penguatan rupiah masih sulit diprediksi karena volatilitas harga masih tinggi setelah rencana pemangkasan stimulus moneter di negeri Uwak Sam kian jelas. “Jika data ekonomi di Amerika positif,¬† maka tekanan terhadap rupiah bakal semakin tinggi,” ujar David.

Menurut Rully Arya Wisnubroto, analis Pasar Uang Bank Mandiri, pelambatan ekonomi di emerging market, membuat rupiah kehilangan pegangan. Rupiah masih ada kemungkinan melemah, karena kondisi ekonomi global belum ada kepastian. Meskipun begitu, paket kebijakan moneter yang dirilis pemerintah dan BI berpotensi membuat pergerakan rupiah lebih stabil.

Rully memperkirakan, hari ini, rupiah akan bergerak  di kisaran level 10.900-11.000 per dollar AS. Sementara, proyeksi David, rupiah, hari ini, bergerak di kisaran 10.800-11.300.(sumber)

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


Gambar CAPTCHA

*