Saham Asia Jatuh : Peningkatan Ekspor Jepang Tidak Bisa Membendung

japanese stockPagi tadi Saham Asia sempat menguat, dan terjadi rebound dari level terendah selama enam bulan, karena makin menguatnya eksportir Jepang yang disebabkan  penurunan nilai yen..namun saat ini Saham China jatuh lebih parah dan kemudian  menyeret indeks benchmark saham asia menjadi lebih rendah, Namun Keuntungan terbatas karena saham China membuat  kerugian menjadi bertambah karena kekhawatiran krisis uang tunai yang akan menghambat pertumbuhan dari Negara dengan  perekonomian terbesar kedua di dunia. Dolar Australia melemah dan tembaga menurun.

Honda Motor Co naik 0,7 %, dan terus mengalami naik turun  keuntungan antara produsen elektronik dan perusahaan otomotif juga di dukung oleh nilai yen yang melemah, dan ini mendorong nilai pendapatan dari luar pada eksportir Jepang. Celltrion Inc naik 3 % setelah Singapura Temasek Holdings Pte. setuju untuk m,elakukan pembelian tambahan 150 miliar won ($ 129.700.000) saham di pembuat obat Korea Selatan. Newcrest Mining Ltd jatuh 2,2 % setelah produsen emas dipotong pekerjaan terbesar Australia di tambang Lihir di Papua Nugini.

Index CSI 300 (SHSZ300) satu perusahaan terbesar di Shanghai dan Shenzhen merosot 4,8 % pada 12:40 di Tokyo, memperpanjang kemarin mundur 6,3 %.Indeks MSCI Asia Pacific tergelincir 0,8 % . indeks Standard & Poor 500 turun 0,3 %, menghilangkan  keuntungan sebelumnya. Mata uang di Australia dan Selandia Baru menurun  0,4 persen versus greenback, sementara yen menguat 0,4 %  menjadi 97,39 per dolar. Tembaga merosot ke level terendah sejak Juli 2010.

 Ketua Federal Reserve Ben S. Bernanke pekan lalu mengatakan bank sentral AS mungkin memulai pengurangan  stimulus jika perekonomian mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan, dan suku bunga pasar uang di China melonjak ke rekor tertinggi

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


Gambar CAPTCHA

*