Bursa AS Turun Pasca Penyataan Fed

gallBursa AS menghapus reli yang terjadi di awal transaksi perdagangan malam tadi (31/7). Catatan Bloomberg menunjukkan, pada pukul 16.00 waktu New York, indeks Standard & Poor’s 500 turun kurang dari 1 poin menjadi 1.685,73. Dengan demikian, di sepanjang Juli, indeks acuan AS ini sudah melaju 5% yang merupakan kenaikan bulanan terbesar sejak Januari.

Sementara, indeks Dow Jones Industrial Average turun 0,1% menjadi 15.499,54. Pada transaksi tadi malam, ada sekitar 7 miliar saham yang berpindah tangan di bursa AS. Angka tersebut 10% di bawah volume transaksi rata-rata tiga bulanan.

Saham-saham yang mempengaruhi bursa AS di antaranya: Mosaic Co yang turun 6,2%, Vica Inc turun 7,5%, Facebook Inc yang naik di atas harga IPO US$ 38, dan Comcast Corp naik 5,6%.

Laju bursa AS tertahan setelah the Federal Reserve kembali tidak memberikan keterangan pasti mengenai waktu pelaksanaan pemangkasan stimulus. Meski demikian, data ekonomi AS tumbuh lebih tinggi dari proyeksi pelaku pasar di kuartal II.

“Pernyataan yang diberikan the Fed sudah dapat ditebak sebelumnya. The Fed masih sangat bergantung pada data ekonomi terkait program quantitative easing, di mana the Fed menekankan bahwa tingkat inflasi yang rendah kemungkinan akan menjadi risiko bagi ekonomi AS,” jelas Ryan Larson, head equity trading RBC Global Asset Management Inc.

Dia menambahkan, penyebutan risiko tingkat inflasi yang rendah semakin menjauhkan risiko dilakukannya pemangkasan stimulus. “Tapi tetap saja secara keseluruhan, pernyataan the Fed seperti yang diprediksi pasar,” ungkapnya.(sumber)

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


Gambar CAPTCHA

*