New York:Mengapa Turunnya Harga Bahan Bakar, Tidak Membuat Masyarakat Meningkatkan Kegiatan Belanja?

shell

Harga bahan bakar yang sedikit lebih murah tahun ini, tidak mengarah ke peningkatan besar dalam tingkat belanja konsumen, menurut sebuah survei yang dilakukan oleh Bankrate.com.

Sekitar 80% dari 1.000 orang yang disurvei Bankrate  mereka mengatakan belum meningkatkan pengeluaran diskresioner mereka sebagai respons terhadap penurunan harga bahan bakar  tahun ini.

Apa mungkin itu karena harga yang fluktuatif?

Harga bahan bakar naik selama 34 hari berturut-turut pada awal tahun, kemudian jatuh melalui di bulan Maret dan April, dan  sedikit meningkat lagi tapi mayoritas mengatakan harga  bahan bakar sekarang lebih murah dibandingkan tahun lalu. Pada hari Senin, satu galon bensin tanpa timbal  dihargai $ 3,65, menurut AAA dan itu  4 sen lebih murah  di  waktu yang sama tahun lalu.

Para ekonom menganggap  harga bahan bakar  yang lebih rendah tahun ini sebagai stimulus yang disengaja. Banyak yang mengatakan bahwa harga bahan bakar  yang lebih murah dapat mengurangi pukulan dari tingginya  pajak penghasilan yang mulai berlaku pada awal tahun ini.

Tapi harga bensin yang dibuat lebih murah tidak  cukup untuk mengimbangi penurunan gaji dari para karyawan , kata Greg McBride,seorang  analis keuangan senior Bankrate.

“Anggaran yang diatur di tiap rumah tangga masih sangat ketat, dan rumah tangga tidak bisa mengandalkan  sokongan  kredit untuk mendukung gaya hidup mereka,” katanya. “Tidak ada banyak ruang  lebih  dalam anggaran mereka untuk dibelanjakan hal-hal yang tidak terlalu dibutuhkan.”

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


Gambar CAPTCHA

*