Pajak Inggris Membuat Google Bingung

pajak-inggris-buat-google-bingung
CEO Google, Eric Schmidt, bincang-bincangnya pada Radio BBC 4 mengatakan kebingungan mengenai kritik posisi pajak perusahaan yang diberlakukan oleh pembuat kebijakan otoritas Inggris. Menurut Schmidt, apa yang dilakukan oleh google adalah legal, dia menyikapi lebih hal ini pada keputusan politik agar google membayar lebih. “Jika sistem Inggris mengubah hukum pajak, maka kita akan mematuhinya. Jika pajak naik, kita akan membayar lebih, jika turun, kita akan membayar lebih sedikit, ” jelas Scmidt.

Pada 2012 Google dan perusahaan lain seperti Apple, Amazon, dan Starbucks menghadapi tagihan pajak mereka. Mereka dituduh bukan dari pelanggaran hukum, tapi satu upaya untuk meminimalkan pembayaran pajak yang menurut pemerintah setempat adalah melawan hukum dan tidak bermoral.
Media massa menyelidiki bahwa pada 2006-2011 Google membayar hanya 10 juta pound Inggris sedangkan pendapatan yang dihasilkan hampir 12 miliar pound. Tahun lalu, kepala operasi Google di bagian utara Eropa Matt Brittin mengklaim fakta bahwa perusahaan tidak berjualan di Inggris, yang akhirnya mereka meminimalkan kewajiban pajak Google di Inggris. Tahun ini diskusi urusan pajak  raksasa diperbarui oleh Google yang memutuskan untuk menunjukkan bukti penghindaran pajak.
Menurut Bloomberg, Google menyimpan hingga 2 miliar dolar per tahun menggunakan perusahaan putri di Irlandia di mana total pajak perusahaan sebesar 12,5% (dua kali lebih sedikit daripada di Inggris). Sulit untuk menentukan ke negara mana perusahaan akan membayarkan pajaknya karena kesepakatan ditutup di Irlandia, meskipun uang akan ditransfer menurut sistem di Inggris.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


Gambar CAPTCHA

*