IMF: Bisnis Perumahan di New Zaeland Mungkin Dapat Menyebabkan Suku Bunga Meningkat

housing market

Bank sentral Selandia Baru mungkin perlu menaikkan suku bunga, melihat dari “rekor penurunan yang terjadi”, jika harga rumah dan pinjaman kredit membuat inflasi, dari yang disebutkan oleh IMF “Meningkatnya harga rumah”, yang sudah di katrol oleh standard metrik, juga sangat memprihatinkan. ahli keuangan yang berbasis di washington mengatakan dalam penilaian ekonomi tahunan New Zaeland “Pengetatan perkreditan dapat dibenarkan jika harga rumah dan ekspansi kredit mulai tertekan oleh inflasi”. Gubernur bank sentral Graeme wheeler pada pekan lalu mengatakan kenaikan harga rumah mungkin menjadi “problematika”,karena dapat mendorong membangun dalam utang rumah tangga dan pengeluaran. The Reserve Bank of New Zealand telah mempertahankan suku bunga uang resmi di rekor rendah 2,5 persen sejak Maret 2011 dan enggan untuk meningkatkan karena beresiko membuat biaya pinjaman lebih tinggi, lalu membuat nilai mata uang naik, sehingga dapat mengganggu kegiatan ekspor
“Direksi sepakat bahwa akan melakukan kebijakan moneter yang akomodatif di saat yang memungkinkan,” kata IMF. dan menurut IMF ekonomi Selandia Baru akan tumbuh sekitar 2,25 persen tahun ini dalam menghadapi badai dari mata uang yang kuat, kekeringan dan pemotongan anggaran belanja dari pemerintah.
Tekanan muncul di market properti, terutama di aucklan dimana terjadi hambatan pasokan, dan di christchurch terjadi peningkatan inflasi pada biaya konstruksi.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


Gambar CAPTCHA

*